Sejauh ini saya menggunakan shared hosting. satu dari perusahaan hosting lokal di Indonesia, satu lagi dari perusahaan hosting internasional. Saya trauma pernah down server di provider hosting lokal, meskipun saya akui layanan supportnya bagus, knowledgebase nya lengkap. Itu yang membuat saya bertahan menggunakan jasanya. Sedang perusahaan hosting internasional adalah atas rekomendasi seorang Suhu Internet Marketing. Dan benar, hosting internasional dengan server berbasis di singapura tersebut sangat cespleng. Website terasa lebih cepat diakses

Disini saya akan melakukan perbandingan analisis harga antara Shared Hosting dan Cloud VM

Shared Hosting Singapore

hosting hawkhost

Pricing menggunakan dollar, apabila dirupiahkan dengan kurs 13.000, maka biaya hosting per tahun adalah Rp580.320. Secara pribadi saya sangat menyukai hosting disini, unlimited database, unlimited parked domain, unlimited subdomain. Ada 3 domain yang saya parking disini. Performa loading site nya tetap mengagumkan, meskipun shared. Very recommended.

Shared Hosting IndonesiaHosting Qwords

Sedangkan shared hosting di Indonesia, saya order paket yang berbeda-beda. Karena parked domain dibatasi, database dibatasi. Itulah ngga enaknya. Apabila ditotal, maka biayanya adalah Rp865.000 per tahun

Total pengeluaran shared hosting Singapura dan Indonesia adalah : Rp580.320 + Rp865.000 =  Rp1.445.000

Cloud Kilat VM

Saya beberapa kali bermasalah dengan shared hosting. Pertama, server down. Sudah dua kali mengalami, keduanya terjadi di prime time, bikin perut mules dan tidak bisa tidur. Rupiah melayang karena user tidak jadi menggunakan jasa saya. Kedua, permasalahan pengiriman email menggunakan code seperti yang diulas di posting sebelumnya. Untuk mengaktifkan postmarkapp, perlu install php composer. Instalasi PHP composer memerlukan akses root cpanel. Shared hosting tidak menyediakan akses root. Akses root diberikan pagi pengguna VPS, VDS atau VM.

Saya pun bertanya kepada teman yang merupakan sistem developer. Apa solusi terbaiknya?

“Pakai cloudkilat aja Mas”

Kebetulan juga sudah friend dengan owner Cloudkilat (ngga nyambung sih). Cuman memang banyak yang merekomendasikan.

hosting cloudkilatDengan harga termurah Rp185.000 per bulan, maka dalam 1 tahun biaya hosting di Cloud VM mencapai Rp2.220.000. Apabila dibandingkan dengan total biaya shared hosting 1 sebesar Rp1.445.00, maka pilihan ini lebih mahal 775.000. Belum ditambah biaya jasa instalasi server, karena masih harus setup ini dan itu. Berbeda dengan Shared Hosting yang tinggal login cpanel.

Namun dibandingkan dengan opportunity cost yang hilang saat server down, maka selisih biaya tersebut bisa dipertimbangkan. Opportunity cost yang hilang saat server down

  • Pendapatan hilang. Pada saat prime time, bisa kehilangan pendapatan kurang lebih Rp1.000.000 per hari
  • Pinalty SEO. Efek multipliernya ke revenue sangat mengerikan

Jadi bagaimana, apakah pindah ke cloud VM?

Advertisements